Selamat Datang Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI)

SEJARAH HIPKI

Sejarah HIPKI

Organisasi HIPKl pertama kali dibentuk tanggal 29 September 1977 dengan nama HP-PLSM (Himpunan Penyelenggara Pendidikan Luar Sekolah yang diselenggarakan oleh Masyarakat). Organisasi HP-PLSM pertama kali dibentuk atau disusun oleh beberapa orang Penyelenggara Kursus Tata Buku, yang pada mulanya merupakan gabungan Penyelenggara Kursus. Pada Munas I tahun 1977 di Jakarta dibentuklah satu organisasi baru berupa Himpunan para Penyelenggara Kursus yang diselenggarakan oleh Masyarakat yang disebut dengan HPPLSM.

Setelah dua puluh tahun Organisasi HPPLSM tepatnya pada tanggal 30 Desember 1997 pada Munas HPPLSM yang ke - V, di Jakarta berganti nama menjadi HIPKI (Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia)

Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta Undang-Undang No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan HIPKl menyesuaikan dengan Pasal 26 ayat (4) tentang Pendidikan Non Formal; “Satuan Pendidikan Non Formal terdiri atas Lembaga Kursus, Lembaga Pelatihan, Kelompok Belajar, Pusat Kegjatan Belajar Masyarakat, dan Majelis Taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis”. Maka HIPKl memasukan kata “Pelatihan" disamping kata "Kursus". Yang dalam organisasi tetap menamakan dengan HIPKl (Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia)